Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2008

Gadis yang Kembali

Aku tetap diam tak bergeming mengikuti langkahnya entah kemana. Tetap tak berkelit meskipun ia menarik tanganku. Dave, begitu orang memanggilnya. Cowok keren, cakep, cool, cuek, dan pastinya dia adalah idola di sekolahku. Populer yang pastinya dikalangan cewek. Dan yang pasti ia memiliki tubuh cukup tinggi yaitu 174 cm. Tentu saja. Ia adalah seorang bintang basket. Dan sebuah keberuntungan aku bisa memilikinya meskipun terkadang aku harus sabar menemani cowok yang hobi diem itu.

Dave menghentikan langkahnya tepat di sebuah taman yang luas dengan hamparan rumput berwarna hijau, juga beberapa bunga yang tertanam di sekelilingnya. Aku mengikuti Dave yang mengambil tempat untuk duduk di sebuah bangku. Aku dapat menerka warna wajahnya yang menyiratkan sebuah kekesalah. Dan untuk siapa tentu aku tahu.

”Nyesel gue mampir ke rumah lo! Masa’ pagi-pagi kayak gini kakak lo dah pacaran sih!” umpatnya geram. Kakakku yang dimaksudnya tentu adalah kak Nico. Kakak semata wayang yang amat kusayangi. Seo…