Suka Duka ngerjain Tugas Akhir

Beberapa hari yang lalu, well.. maaf kalo belum sempet cerita. Sebenernya ada cerita yang sangat sangaaat menarik beberapa hari lalu, tepatnya hari kamis, tanggal 5 Januari 2012. 4 hari setelah ulang tahunku dan 3 hari setelah aku menginjakkan kaki di sekolah setelah liburan 3 minggu (tapi itu pun gak bisa disebut sebagai liburan). 

Tau gak sih? sekarang ini aku sekolah di sebuah Sekolah Teknik jurusan Multimedia. Ada satu, yaa.. dan satu yang kumaksud itu adalah sebuah ujian penentu apakah nantinya aku bisa ikut ujian praktek, apakah aku bisa ambil ijasah? itu adalah Ujian TA. Presentasi TA (Tugas Akhir)..

sedikit cerita, semuanya berawal dari waktu beberapa temanku punya ide untuk bikin TA film. Itu film. Satu hal yang hampir dari jurusan ini di buka sampai angkatanku gak pernah ada yang pernah bikin TA model begituan. Ada pun cuma di awang2 dan gak pernah terealisasikan... memang, ada banyak pertimbangan untuk TA ini. Pertama,. selama ini TA selalu identik dengan individu, and do you think we can make a film as individu? no.. that's so impposible, I think.. Jadi, dengan beberapa alasan kuat kenapa sebuah film gak bisa dilakukan secara individu akhirnya kita berhasil menembus sang kepala program untuk dapet ijinnya. Alasan yang lebih logis untuk, kita, siswanya sendiri adalah karena ini kelompok, dan kita ngerasa bebannya bakal berkurang banyak daripada dikerjain individu. Kedua, karena ini terkait dengan tempat PI yang hubungannya cuma sama edit video dan shooting, dan itu jadii faktor kenapa kemudian aku pingin bikin kelompok untuk bikin film.

Dari situ selama 6 bulan, yang harusnya gak sampe selama itu ngerjain TA tapi ternyata apa mau dikata kita emang hampir habis setengah tahun buat nyelesein tugas ini. Dimulai dari liburan kenaikan kelas, dan kita bela-belain ngerjain proposal selama liburan 2 minggu itu dan alhasil cuma penolakan yang sering kita terima. Entah penolakan dari sisi cerita, alat, dan lainnya. Kedua, setelah dapet acc cerita, kita harus bikin storyboard yang selesai lamaaaa sekali. Dan setelah storyboard jadi lagi-lagi proposal di tolak bagian kajian teori dan revisi-revisi terus. Masalah lainnya adalah konflik 2 orang pembimbing yang punya pendapat berbeda tentang pembagian proposal. Belum selesai itu, kita juga harus ngabisin waktu buat ngambil stockshoot gambar, cari talent, dan endingnya bikin konflik internal. Banyaaaakkk banget kejadian yang selalu diakhiri dengan kata kata menyesal. Yah, aku sendiri jujur nyeseeeel banget kenapa bikin TA film. Aku suka web, dari dulu. Tapi kemudian aku gak pingin nyesel sama PI ku jadi bikin film. 

Dari kemudian proposal ditolak berkali-kali dan bikin semua anggota tim capek setengah mati revisi macem-macem. Persiapan bahan setiap hari harus ngeluangin waktu bahkan hari liburpun di tabrak cuma biar kita bisa shooting. Dan kalo udah ada konflik internal, entah bisa gak bisa kita tetep harus bertahan. Pada akhirnya, baru sekarang ini aku ngerasa gimana rasanya berada dalam satu kelompok yang menuntut kekompakan dan gak pernah lari dari konflik. Tujuan yang sama, jalan yang sama, dan harapan yang sama.. Kadang terpaksa memikirkan dirinya sendiri,tapi kemudian tidak bisa meninggalkan yang lainnya.Kadang menyesal semenyesal-menyesalnya, kemudian ingin ganti TA, tapi kemudian terpikir kalo udah ketinggalan dan udah sejauh ini.

Pada akhirnya, baru sekali ini aku bener-bener ngerasain gimana rasanya bekerja dalam satu kelompok, yang gak ada yang bisa nyelesein dan gak ada yang bener-bener bisa ngatasin kecuali dari diri tiap-tiap anggota tim itu sendiri. Pelajaran yang bisa diambil? banyak... aku bisa ambil kesimpulan kalo kekompakan itu bener-bener di atas segalanya, Saat kita kompak, kita bisa ketawa bareng. Saat kompak, semuanya bisa lancar. Bahkan ketika kompak, gak ada beban yang gak bisa dibagi. Semuanya dibagi samapai terasa terlalu ringan. Tapi kemudian kita gak bisa mengerti satu sama lain, dan lalu kekompakan itu renggang. Ketika renggang itulah penyesalan penyesalan berkumpul jadi satu, tangis, bahkan perpecahan tercipta. Perang kemudian saling memaki, penyesalan tanpa henti, amarah yang terus meningkat, kemudian sadar kalo individu menjadi hal yang lebih baik , kadang-kadang, dan berakhir pada tidak jalannya project. Menyadari bahwa konflik internal itu berdampak buruk dan hanya kami dalam kelompok itu yang bisa menyelesaikan, sekuat tenaga tetap berdiri.Tegak.. Dan nyoba buat nggak menjadikan segalanya menjadi penyesalan sampai akhir. Kesadaran masing-masing,dan kebutuhan masing-masing yang akhirnya bisa membawa kita pada akhir dari ini semua..

Aku pernah sempat berfikir dulu.. bahwa aku gak akan pernah ambil TA selain web, tapi pada akhirnya aku ambil film . Ketika beberapa persen perjalanan kita menyesaikan tugas akhir, kemudian muncul konflik yang sangaaat melelahkan, aku bahkan gak yakin ini bisa selesai. Ketika semuanya sudah selesai, aku gak pernah kepikiran bisa mengakhirinya. Dan tak lama setelahnya, tanpa salah satu dari kita menyadari, setiap harinya menuju hari H menuju ujian TA terasa seperti neraka. Setiap hari menjadi penuh sesak sampai rasanya ingiiin sekali menangis. Semua kawanku lepas satu sama lain. Gak bisa buat ngurusin orang lain lebih dari diri mereka masing-masing. Kelompokku, walaupun ada 4 orang di dalamnya, tapi kami dihitung satu dari teman-teman lainnya, jadi kami tetap ngerjain apa yang harus kami selesaikan.

Dan aku gak sadar sama sekali karena tiba-tiba segalanya terasa seperti mimpi. Inget banget waktu sama-sama ribut nginep di lab bahkan yang harusnya cowok-cewek gak bisa masuk, semuanya bisa masuk. Inget ketika counting down menuju hari H, dan itu di pasang di wallpaper lab tiap harinya. Inget waktu kami harus berharap dan berdoa bersama agar presentasi selalu di undur hanya agar kami bisa dapet waktu lebih. Inget waktu kami bareng-bareng seharian gak tidur buat nyelesein project dan gak selesai sampai pagi, dan paginya itu langsung siap2 buat presentasi yang Alhamdulillah cuma review. Hingga liburan semesteran tiba, dan ketika masukk .. taraaaa ~~

aku kaget bukan main .. editan film ku masih kurang opening, credit title, sound kurang, dan lain sebagainya. But you know what.. bener-bener 3 hari itu aku hampir gak tidur buat nyelesein projectnya yang masih harus sampe tahap burning juga. Ya Ampuuun.. inget banget waktu sehari sebelum hari H, dan kalo kalian tau keadaan lab sebelum hari H.. bahkan gak pernah sebelumnya aku lihat lab seberantakan itu isinya CUMA KERTAS dan KERTAS !!!. Baru dapet tanda tangan laporan, dan ngerjain semalam suntuk dengan kemampuan yang ada, sampai pagi tiba wajahku masih kelihatan pucet. Kalo ditanya kapan terakhir kali aku deg-degan, gugup, nervous, dan takutnya setengah mati kayak waktu itu.. hampir di bilang gak ada.. Aku gak pernah sebegitu takutnya kecuali waktu aku lomba blog dulu.. Astaga, rasanya itu bener-bener hampir meledak di tambah aku bener-bener keburu-buru dan project-ku itu jauh dibawah SEADANYA..

Dan tanpa tahu apa saja proses yang aku alami, entah kenapa kamis sore pun tiba.. lega luar biasa.. rasanya kayak mimpi karena waktu satu jam dalam satu ruangan yang di dalamnya aku di eksekusi ini itu, akhirnya berhenti hari itu. Semuanya. Penyesalan, marah, sedih, kesal, senang, lega, dan bahagia bercampur jadi satu. Dari tiga tahun ini, aku berjuang cuma buat satu jam saja. Dan setelah itu, semuanya terasa terlalu ringan sampai aku bisa tersenyum setiap saat. Setidaknya, ada hasilnya aku gak tidur beberapa hari karena ketika di uji entah kenapa aku ngerasa semua bisa aku jawab. Dalam arti aku itu seperti belajar, dan rasanya semua nya seimbang sama apa yang aku perjuangkan. Alhamdulillah... Allah itu sesungguhnya adil... :D dan setelah ini, persiapan selanjutnya adalah penyelesaian tugas produktif, revisi TA, dan terakhir ulangan UNAS sebelum aku menjejakkan kaki di tanah yang benar-benar sebuah tanah kehidupan...

Kenangan satu sampai tiga hari yang kami semua - teman teman MOEMIC - , entah kenapa bakal jadi kenangan yang sama sekali gak bakal aku lupain. Inget gimana gugupnya aku sampai rasanya ingin pingsan, bahkan gimana gugupnya temen-temenku yang bikin aku ngerasa pingin mendukung. Aku cintaa cintaaa banget sama temen-temen moemic. Sama-sama menghadapi satu hari antara hidup dan mati... aku senang sekali bisa merasakannya bareng-bareng sama yang lain.. bener-bener bisa bikin terharu -l.-

Komentar

Popular Posts

Back to PPAK ISI (Kelompok 13)

HARI INI #3 Janji

HARI INI #2 Macet